Your Ad Here

Wednesday, May 23, 2012

Dolar Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot Lagi

Harga Minyak Dunia Merosot Lagi
London: Harga minyak dunia kembali merosot pada Selasa (22/5) sore waktu London setelah sedikit naik pada perdagangan Senin. Penurunan harga minyak disinyalir terpukul oleh aksi ambil untung para investor dan penguatan dolar menjelang pertemuan informal zona euro di Brussels, Belgia.

Dalam transaksi sore di pasar London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli meluncur turun 29 sen menjadi 108,52 dolar AS per barel. Sedangkan di New York, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Juni turun 1,07 dolar AS menjadi 91,50 dolar AS per barel.

Menurut analis Sucden, Myrto Sokou, penguatan dolar terus membebani pasar minyak yang mengembalikan keuntungan awal. Beban itu ditambah dengan aksi ambil untung investor yang tengah berhati-hati menjelang pertemuan Eropa di Brussel terkait krisis Yunani.

Terlebih, pasar keuangan juga di bawah tekanan, setelah Fitch memangkas dua tingkat peringkat kredit Jepang di hari yang sama dengan alasan mengurangi utang publik yang besar.

Greenback yang kuat membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dolar lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang lemah. Itu cenderung melemahkan permintaan dan menarik harga minyak turun.

Para analis memperingatkan bahwa sentimen investor juga rapuh menjelang pembicaraan antara produsen minyak mentah utama Iran dan negara-negara Barat tentang ambisi nuklir Teheran, hari ini.

Pertemuan itu dihadiri Iran dan perwakilan kelompok P5+1 di Baghdad. Kelompok P5+1 terdiri dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yaitu Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat, ditambah Jerman.

"Besok kami harus memantau berita utama yang keluar dari Baghdad mengenai negosiasi P5+1/Iran," tambah analis Petromatrix, Olivier Jakob.

"IAEA (lembaga atom dunia) dan Iran tampaknya telah membuat beberapa kemajuan di Teheran kemarin untuk sebuah momentum baru tentang inspeksi. Dengan kerangka kerja baru ini diharapkan akan selesai selama beberapa hari mendatang."
Jika pertemuan soal nuklir Iran buntu, harga minyak diperkirakan kembali limbung. Beberapa pelanggan utama minyak mentah Iran seperti India, Jepang, dan Turki telah mengatakan akan mengurangi impor minyak Iran.

Sementara embargo minyak mentah Uni Eropa pada Teheran akan sepenuhnya dilaksanakan mulai 1 Juli.

Sumber : Metrotvnews.com

0 comments:

Post a Comment