Your Ad Here

Tuesday, April 17, 2012

Bos F1 dan Presiden FIA Tegang di Bahrain


Sakhir, KompasOtomotif - Bos GP F1 Bahrain menjamin bahwa penyelenggaraan di sirkuit Sakhir tidak akan menmgalami masalah, akhir pekan ini (22/4). Meski ada kekhawatiran dalam beberapa minggu terakhir tentang masalah demonstran. Sementara petinggi F1, Bernie Ecclestone dan orang nomor satu (Presiden) di FIA Jean Todt sedikit tertekan dengan kondisi yang terjadi di negeri jazirah Arab tersebut.

Meski gelombang demonstrasi terus terjadi, rombongan sirkus F1 mulai tiba di Bahrain sejak kemarin (16/4). Kepala perlombaan Zayed Alzayani mengatakan dalam wawancara ekslusif dengan Autosport bahwa perhatian tim mereda setelah orang-orangnya melihat langsung situasi di lapangan.

"Beberapa memang masih skeptis, tapi saya pikir dengan melihat bisa percaya dan ketika mereka turun lantas melihat bagaimana, tentu berasa berbeda," jelas Alzayani.

Alzayani, katanya baru saja berbicara dengan Christian Horner (bos Red Bull) dan orang-orangnya (tim) sudah ada (di Bahrain). Segala sesuatunya normal. "Mereka pergi makan malam dan semuanya baik-baik saja. Bahkan Bernie mengatakan semuanya baik," tegas Alzayani.

Kendati Bernie mengatakan semuanya baik, namun raut wajah dan emosinya tak bisa membuktikan ke arah itu. Buktinya, ketika ia ditanya perihal protes oleh kantor berita AFP, ia langsung membentak; "Protes apa!"

Begitu juga saat ditanya lagi soal penembakan di Bahrain, Bernie menjawab dengan nada tinggi."Tidak ada yang ditembak...apa yang kamu bicarakan ini?" AFP sebelumnya melaporkan, seorang anak berusia 15 tahun dalam perawatan intensif setelah ditembak polisi anti huru-hara di sebuah pasca pemakaman.

Beberapa saksi mata di paddock sirkuit Sakhir melihat Bernie "bersumpah" dan buru-buru bergegas pergi meninggalkan wawancara itu.

Di pihak lain, Todt, yang belakangan ini banyak dikritik kepemimpinannya dalam beberapa minggu ini, juga menunjukkan emosinya. Ia menuduh wartawan Times menulis tanpa memeriksa fakta-fakta situasi di Bahrain.

Bagaimana pun, Bernie tetap ngotot (sama halnya dengan Alzayani) agar balapan tetap diselenggarakan. Walau koresponden Motorsport Kevin Eason mengaku sudah berbicara panjang lebar kepada personil tim, kepala tim, sektretaris, staff katering, PR, dan lainnya bahwa tidak ada yang ingin benar-benar pergi ke Bahrain.

0 comments:

Post a Comment