Mantan kapten Timnas PSSI di Piala Asia 2004, Agung Setyabudi ditunjuk menangani Persis Solo versi PT Liga Indonesia (LI) hingga akhir musim. Keputusan ini seiring diberhentikannya Didik Listyantoro sebagai pelatih. "Dari rapat pengurus dan manajemen memutuskan kerjasama kami dengan Didik dihentikan sejak hari ini," tegas manajer Persis LI Totok Supriyanto saat jumpa pers, Selasa (24/4).
Meski surat pemberhentian terhadap pelatih asal Masaran (Sragen) itu sudah diserahkan manajemen, Didik tetap diberikesempatan memimpin pasukannya berlatih di Stadion Sriwedari, sore tadi. Menurutnya, keputusan pemberhentian itu murni berdasarkan prestasi yang dicapai Didik saat membesut Laskar Sambernyawa.
Terutama hasil dalam tiga laga awal perdana putaran kedua yang dinilai sangat buruk. Padahal, di putaran kedua ini Persis memiliki jumlah laga kandang cukup banyak yakni tujuh laga.
"Kenyataannya, tiga laga awal putaran kedua kami hanya meraih poin penuh saat mengalahkan Persebaya. Sisanya, seri melawan PSIM dan kalah dari Persiku Kudus," papar Totok merujuk prestasi yang dicapai pelatih berlisensi B itu.
Totok menampik kalau pergantian pelatih dinilai terlambat. Termasuk akan mengganggu stabilitas tim di tengah berjalannya kompetisi. "Putaran pertama dengan hasil yang buruk masih bisa dipahami. Lagipula sebagai asisten teknik, Mas Agung juga bukan orang baru di tim," tutur dia.
Di Persis LI, Agung sebelumnya memang berstatus sebagai asisten pelatih. Totok berharap pemain Timnas PSSI di SEA Games 1993, 1995 dan 1999 itu dapat membawa tim finish di papan tengah klasemen. "Agung menangani tim sampai kami mendapatkan pelatih definitif," imbuh Totok.
Sementara itu Agung mengaku siap mengemban tugas yang diterimanya. Bahkan pria kelahiran Solo, 40 tahun silam itu berani mematok sapu bersih laga kandang tersisa. "Siap tidak siap, saya harus menerimanya. Saat ini saya fokus dahulu mempersiapkan tim menjamu Persih Tembilahan (1/5)," tandasnya.
Didik Listyantoro sendiri menerima keputusan manajemen yang memecatnya. "Saya profesional jika memang dinilai gagal membawa Persis berprestasi," sambung Didik.
Sumber : Suaramerdeka.com








0 comments:
Post a Comment