Rafael Nadal akhirnya berhasil mengalahkan Novak Djokovic dalam sebuah partai final. Petenis asal Spanyol itu menaklukkan lawannya yang berasal dari Serbia tersebut 6-3, 6-1, Minggu (22/4) untuk menjuarai Monte Carlo Masters untuk tahun kedelapan beruntun sekaligus mengakhiri tren kekalahan dari petenis nomor satu dunia itu dalam tujuh partai pemuncak sebelumnya.
Nadal nyaris tak mendapatkan perlawanan dari Djokovic dalam pertandingan ini untuk meraih kemenangan ke-42 beruntun di lapangan tanah liat di Monte Carlo. Ini merupakan gelar pertama bagi Nadal sejak memenangi Prancis Terbuka tahun lalu dan yang ke-47 sepanjang kariernya.
''Saya selalu menyukai turnamen ini sejak saya masih kecil. Salah satu mimpi saya adalah tampil di sini,'' aku Nadal. ''Ini turnamen bersejarah di mana kita bisa melihat semua idola kita bermain di sni saat kita masih anak-anak.''
Kini, Nadal unggul dalam rekor head-to-head dengan Djokovic menjadi 17-14, tapi ini kemenangan pertamanya atas petenis Serbia itu sejak laga awal ATP Finals 2010 di London. Djokovic juga mengalahkan Nadal dalalm tiga final Grand Slam secara beruntun dan hanya kalah di final di Prancis Terbuka tahun lalu.
''Menang melawan Novak di final setelah kalah dalam beberapa final sangat penting bagi saya,'' kata Nadal. ''Level tenis saya sangat tinggi dalam empat pertandingan terakhir.''
Kini, Nadal telah memenangi 20 gelar Masters yang merupakan rekor terbanyak, unggul satu gelar atas Roger Federer.
Di pihak lain, Djokovic mengaku terkuras mentalnya sejak kematian kakeknya Kamis lalu.
''Saya jelas tak ingin mengecilkan kemenangan Rafa. Ia bermain lebih baik,'' kata Djokovic. ''Tapi, faktanya saya memang tak memiliki energi emosional yang tersisa.''
Jenazah kakek Djokovic telah dimakamkan di Serbia Sabtu lalu.
''Saya tak pernah mengalami situasi emosional seperti ini sebelumnya,'' ujar Djokovic. ''Saya senang bisa lolos ke final dalam situasi seperti ini. Ini satu pekan yang sangat berat untuk saya lalui secara psikologis.''
Sumber : Tempo.co








0 comments:
Post a Comment