Your Ad Here

Thursday, April 26, 2012

Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UIN Anak Guru SMP


Salah satu dari lima pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Izzun Nahdiyah, mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat diduga anak seorang pejabat. Pejabat yang dimaksud ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo membenarkan informasi itu.” Benar, salah satu pelaku anak seorang guru SMP di Tangerang,” ujarnya saat dihubungi, Kamis 26 April 2012.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Muhammad Arsyad Husein membenarkan jika S (orangtua SS) merupakan salah satu pejabat dilembaga yang ia pimpin.” Pejabat fungsional,” katanya. S, Arsyad menambahkan, tadinya seorang guru dan kepala sekolah.” Tapi kini menjadi pengawas,”kata Arsyad.

Pelaku berinisial SS ini diduga ikut serta memperkosa dan membunuh mahasiswi semester 12 jurusan Hubungan Internasional itu. SS, 25 tahun juga mahasiswa disalah satu universitas swasta dikawasan Korelet Tangerang. Ia juga bekerja disebuah dealer motor di Tangerang. ” Orangnya tinggi putih, ganteng berpendidikan lagi,”ujar salah seorang penyidik kepada Tempo.

Menurut penyidik itu, SS ikut serta dalam merencanakan, memperkosa dan membunuh Izzun. SS adalah, satu dari enam tersangka dalam pemerkosaan dan pembunuhan gadis berusia 24 tahun asal Paciran, Lamongan, Jawa Timur tersebut. Tersangka lainnya adalah, D, Sa, Ca, Su. Sementara Muhammad Sholeh alias Oleng yang tak lain adalah kekasih korban hingga kini masih buron.

Kepada petugas yang memeriksanya, lima tersangka mengaku mendapat perintah langsung Sholeh untuk memperkosa dan membunuh gadis berusia 24 tahun itu. Peristiwa tragis itu terjadi pada Jum’at 6 April 2012 saat Izzun mendatangi rumah kekasihnya di kampung Garedok, Desa Ranca Buaya, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Saat itu, Izzun berniat mengambil laptop bermerek HP miliknya yang dipinjam Oleng. Gadis asal Paciran, Lamongan, Jawa Timur itu membawa uang Rp 600 ribu untuk menebus laptop yang menurut Sholeh ada ditangan tukang reparasi.

Sholeh yang sudah menjual laptop tersebut tak bisa memberikan apa yang diminta Izzun saat itu. Gadis berkerudung putih itu terus mendesak agar laptopnya dikembalikan. Kesal, Oleng menyekap Izzun didalam kamarnya. Lelaki pengangguran yang dikenal sebagai preman dikampung itu, memanggil lima temannya yang tingga berdekatan. Ia merencanakan perkosaan dan pembunuhan terhadap gadis itu.

Sambil membawa obat sakit kepala merek Bodrex dan sebotol minuman soda merek Fanta, keenam lelaki itu masuk kekamar tempat Izzun disekap. Mereka berbagi tugas ada yang membekap mulutnya, memegang kedua tangannya, memegang kedua kakinya. Dan ada juga yang meminumkan obat dan minuman itu kemulut Izzun. Tak lama, gadis itu teler dan saat tak sadarkan diri, para pelaku memperkosa korban.” Oleng yang pertama memperkosa, kemudian diikuti rekan-rekannya,”kata penyidik yang ikut dalam penangkapan dan pemeriksaan para pelaku tersebut.

Setelah diperkosa secara bergilir, dalam keadaan tidak sadar Izzun dibawa oleh enam tersangka. Enam tersangka menggunakan empat sepeda motor. Saat itu Izzun dibonceng oleh Oleng.” Dalam perjalanan itu Oleng menghabisi nyawa korban dengan menggorok lehernya,”kata penyidik itu.

Tubuh Izzun dibuang di Jalan Pemda DKI, Desa Ciangir, Legok, Kabupaten Tangerang. Sebelum meninggalkan tubuh Izzun, para pelaku memukul kepala korban dengan dua batu sebesar botol untuk memastikan jika gadis berusia 24 tahun itu benar-benar tewas.” Dua batu dan pisau itu sudah kami sita untuk barang bukti,”kata penyidik itu.

Sabtu 7 April 2012, warga Ciangir, Legok digemparkan dengan penemuan mayat berkerudung putih yang masih mengenakan celana jeans dan gelang perak ditangan. Polisi sempat kesulitan mengungkap korban karena tak ada identitas sama sekali. Setelah 10 hari ditemukan, barulah identitas Izzun diketahui ketika keluarga korban dari Lamongan dan rekan-rekan kuliah korban mengambil jasadnya di kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Tangerang.

Berbekal keterangan para saksi, akhirnya polisi memfokuskan penyelidikan kepada Muhammad Sholeh yang merupakan pacar korban sejak tiga bulan terakhir ini. Dalam pencarian Oleng, penyelidikan berkembang bahwa pelaku pembunuhan Izzun ada enam orang. Lima dari tersangka di bekuk pada Selasa dinihari 24 April 2012.

Sumber : Tempo.com

0 comments:

Post a Comment