Barcelona -- Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, yang baru saja mengundurkan diri dari klub tersebut, menawarkan peluang kepada Liverpool dan Chelsea dengan menyatakan terbuka untuk dikontrak pada musim panas mendatang.
Guardiola secara resmi baru akan meninggalkan Barcelona setelah Barca menghadapi Athletic Bilbao pada final Copa del Rey (Piala Raja) malam ini. Sebelumnya, dia menyatakan ingin beristirahat setahun dan tidak ingin menangani tim mana pun.
Pelatih kelahiran Santpendor, Barcelona, 18 Januari 1971, tersebut menjadi incaran Liverpool dan Chelsea. Ia mengisyaratkan ingin segera kembali ke lapangan ketimbang beristirahat.
"Bulan depan saya harus mengisi ‘baterai’ saya lagi,” ujar Guardiola. "Saya akan istirahat dan menunggu. Saya akan siap bila ada klub yang menginginkan saya. Kalau mereka merayu, saya akan siap melatih lagi.”
Guardiola telah mengantar Barcelona menjuarai Liga Spanyol. Dia juga membawa Barcelona menjuarai Piala Liga pada 2009 dan 2011, Liga Champions 2009 dan 2011, serta dua kali menjuarai Piala Dunia Antarklub.
Bulan lalu, dia memutuskan meninggalkan Barcelona untuk membebaskan diri dari tekanan dalam menangani tugas berat di klub terhebat di dunia itu. Guardiola kemudian digantikan asistennya, Tito Vilanova, untuk musim kompetisi mendatang.
Juara Liga Champions musim ini, Chelsea, berharap memiliki peluang lebih baik ketimbang Liverpool untuk mendapatkan Guardiola. Taipan Rusia pemilik Chelsea, Roman Abramovich, adalah pengagumnya.
Liverpool sendiri telah melakukan penjajakan untuk mengontrak Manajer Wigan Roberto Martinez, tapi belum ada kesepakatan. Karena itulah Liverpool terus membuka mata lebar-lebar mengikuti setiap perkembangan untuk mendapatkan Guardiola.
Sementara itu, mantan Manajer Chelsea Claudio Rainery menyarankan agar Abramovic bersiap-siap melakukan pembicaraan dengan Guardiola. Saat ini Chelsea masih ditangani manajer sementara, Roberto Di Matteo. Pelatih asal Italia tersebut baru saja sukses membawa Chelsea menjuarai Liga Champions.
Meskipun demikian, Abramovich tidak serta-merta mengangkat Di Matteo menjadi manajer resmi Chelsea untuk jangka panjang. Itu sebabnya, dalam berbagai kesempatan, Di Matteo menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada manajemen Chelsea. Ia diangkat menjadi manajer sementara Chelsea pada Maret lalu, setelah Abramovich mendepak manajer sebelumnya, Andre Villas Boas.
Ranieri juga dipecat Abramovich dari kedudukannya sebagai Manajer Chelsea pada 2004. Dia membayangkan Di Matteo masih dapat menangani Chelsea sampai musim kompetisi mendatang sebelum Abramovich membuka pembicaraan dengan Guardiola.
“Saya pikir ini merupakan keputusan yang sangat baik (mempertahankan Di Matteo hingga musim mendatang). Namun saya tidak tahu apakah Roman akan mempertahankannya,” kata Ranieri.
“Barangkali Roman menginginkan satu nama, nama besar, atau mungkin dia mempertahankan Di Matteo sambil menanti kehadiran Guardiola,” kata Ranieri.
Satu nama lainnya yang disebut-sebut bakal menjadi pilihan Chelsea ialah pelatih asal Prancis, Laurent Blanc.
Pada kesempatan terpisah, Chairman Wigan Athletic Dave Wilan membenarkan kabar bahwa Roberto Martinez berada di Amerika Serikat untuk bertemu dengan pemilik Liverpool, Fenway Sport Group. Pertemuan ini dilakukan untuk mendiskusikan kemungkinan Martinez menjadi Manajer Liverpool pada musim kompetisi mendatang, setelah The Reds mendepak Kenny Dalglish.
“Saya mendapat telepon dari Martinez pagi ini yang sedang menuju Amerika. Dia ke Miami dan sekarang sedang berbicara dengan pemilik Liverpool. Saya tidak menanyakan apakah dia telah mengambil keputusan. Namun saya sampaikan kepadanya untuk memberi tahu saya cepat atau lambat. Saya masih berharap dia bertahan di Wigan. Namun, kalau dia memutuskan untuk pergi, saya akan menghargainya,” ujar Wilan kepada ESPN kemarin.
Sumber : TEMPO.CO








0 comments:
Post a Comment