Merak: Pascakerusuhan, suasana Pelabuan Merak, Banten, Senin (28/5) pagi ini, sudah mulai kondusif. Dari pantauan, sisa-sisa kerusakan akibat amuk massa masih dibiarkan, terutama yang berada di pintu delapan loket tiket dan di ruang Pusat Koordinasi dan Pengendalian (Puskordal). Pintu masuk ruangan tersebut rusak, televisi dan sejumlah komputer juga ikut dirusak massa yang mengamuk pada Ahad (27/5) pukul 21.00 tadi malam.
Amuk massa disebabkan antrean panjang akibat adanya perbaikan di Dermaga 2 Pelabuhan Merak. Para sopir truk kesal, ada beberapa sopir truk melalui jalur tembak dengan membayar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.
Kondisi itu diperparah dengan semakin menipisnya uang saku para sopir dan sayur-sayuran yang sudah mebusuk, akibat tertahan selama empat hari.
Sementara itu, Kepala Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Pelabuhan Merak Lamani, siap menindak tegas oknum PT ASDP yang melakukan pungutan liar tersebut. Pihak ASDP sudah mendengar kesaksian 45 sopir yang diduga menjadi provokator dalam kejadian itu.
"Kami akan menindak tegas sekuriti maupun karyawan kami yang terlibat. Kami ingin pelabuhan bebas dari pungli," kata Lamani.
Sempat ditutup pascakerusuhan, jalur pelayaran di Pelabuhan Merak dibuka kembali.
Sumber : Metrotvnews.com








0 comments:
Post a Comment