Your Ad Here

Wednesday, April 25, 2012

80 Siswa Bersaing di Kompetisi Iptek Se-Asia


Sebanyak 80 pelajar SMA dari 17 negara Asia Pasific, mulai 24-29 April 2012 akan mengikuti kompetisi penulisan karya ilmiah dan bincang teknologi yang diadakan Asia Pacific Econimic Cooperation (APEC) bekerjasama dengan Kementrian Riset dan Teknologi Repoblik Indonesia.

Kegiatan ini mengangkat tema The Science of Water. Deputi Bidang Jaringan Iptek Ad-Interim Profesor Amin Soebandrio ketika membuka kegiatan di Gedung Moch Ikhsan lantai 8 Balai Kota Semarang (24/4) mengatakan, 80 siswa yang didampingi 40 mentor itu berasal dari beberapa negara seperti Korea, Thailand, China dan Indonesia.

Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik di ajang kompetisi karya ilmiah tersebut. "Wakil dari Indonesia ada sekitar 16 siswa SMA. Mereka akan bersaing dalam kompetisi yang temanya telah ditentukan oleh UNESCO," tegasnya.

Tingginya kemampuan sumber daya manusia di bidang penelitian dan penulisan karya ilmiah, juga harus diimbangi dengan kemampuan menjalin jejaring sesama peneliti di tingkat global, sehingga mereka dapat saling mengenal dan terlibat penelitian yang melibatkan peneliti antarbangsa.

"Selain berkompetisi, ajang SFSC ini juga dimaksudkan sebagai forum konferensi tingkat pelajar SMA se-Asia Pasifik yang digelar tiap tahun. Dan Indonesia dipercaya menjadi negara keempat untuk menggelar event ini. Sebelumnya, acara serupa dilaksanakan di Korea, Thailand, dan China," ujarnya.

Salah satu mentor AFSC, Sang Chun Lee (Korea) menegaskan, bahwa ajang ini dirasakan sangat besar manfaatnya untuk membangun jejaring antar peneliti dari berbagai negara. Nantinya jejaring itu dapat digunakan sebagai alat diseminasi dan promosi dalam mengembangkan jalinan kerja sama dengan berbagai pihak.

Di sisi lain, keterlibatan generasi muda sangat penting, sehingga harus terus didorong dalam mengasah kemampuan, cara berpikir, memecahkan masalah dan inovatif.

Sumber : Suaramerdeka.com

0 comments:

Post a Comment