Your Ad Here

Tuesday, April 17, 2012

Susu Tercampur Pembersih Lantai, Bayi Masuk UGD



SUKOHARJO, KOMPAS.com - Mulut bayi baru lahir asal Manang, Sukoharjo melepuh setelah minuman air susu ibu di dalam botol yang diduga tidak sengaja tercampur cairan pembersih lantai, satu hari usai persalinan di tempat praktik bidan di Sukoharjo. Beruntung, bayi segera dirujuk ke Rumah Sakit Kasih Ibu, Kota Solo Jawa Tengah.

Setelah sepekan bayi berjenis kelamin laki laki ini menjalani perawatan, kini kondisinya sudah membaik. Menurut pihak rumah sakit, bayi sudah bergerak aktif dan kondisi fisiknya terlihat stabil. Hal itu diungkapkan dokter spesialis anak, Ardi Santoso, Selasa (17/4/2012).

Ardi mengatakan, bayi mengalami kemo trauma akibat meminum cairan kimia. Ketika datang ke rumah sakit pada 9 April lalu, kondisinya melepuh dan berwarna putih pucat di bagian mulut serta bibir.

Secara medis, cairan pembersih lantai dipastikan tak hanya mengenai mulut tapi juga tenggorokan belakang, serta lambung. Dokter spesialis bedah anak dan mulut di RS Kasih Ibu mencoba mengeluarkan cairan tersebut.

Sementara itu, ayah bayi, Isnur (29) saat ditemui di RS menceritakan, istrinya,Yanti (28) melahirkan di bidan desa berisial S pada Sabtu tanggal 7 April malam. "Setelah itu, saya mendengar kabar anak saya dibawa ke rumah sakit karena salah minum susu. Saat itu, isteri saya tidak bisa memberi ASI karena sedang pemulihan usai melahirkan. Sesampainya di rumah sakit saya diberitahu kalau anak saya minum cairan pembersih lantai," kata Isnur.

Atas kejadian ini, pihak keluarga berencana merampungkannya dengan jalan kekeluargaan. "Saya bersyukur anak saya masih bisa selamat dan kondisinya membaik, pihak keluarga juga sudah menerima permintaan maaf dari bidan," kata Isnur.

Sementara itu, saat akan dikonfirmasi, tempat praktik bidan berinisal S yang di kawasan Manang, Baki, Sukoharjo, hingga saat ini masih tutup. Tidak tampak aktivitas apapun. Namun, menurut Kepala Desa Manang, Heru Sutiyono, bidan S setiap hari mengunjungi rumah sakit untuk memantau perkembangan bayi. "Menurut informasi yang saya peroleh, begitu ada kesalahan dan bayi sempat membiru, langsung dibawa ke rumah sakit," kata Heru

0 comments:

Post a Comment